
INSTITUT PESANTREN BABAKAN CIREBON
Sepulang dari pegembaraanya mencari ilmu, Gus Dur kembali ke Jombang dan memilih menjadi guru. Pada tahun 1971, tokoh muda ini bergabung di Fakultas Ushuludin Universitas Tebu Ireng Jombang. Tiga tahun kemudian ia menjadi sekretaris Pesantren Tebu Ireng, dan pada tahun yang sama Gus Dur mulai menjadi penulis. Ia kembali menekuni bakatnya sebagaii penulis dan kolumnis. Lewat tulisan-tulisan ters…
Majalah Tempo dalam edisi khusus Kemerdekaan mengangkat profil Tan Malaka : Bapak Republik Yang Dilupakan. Tidak tanggung-tanggung edisi Tan Malaka ini terdiri dari 26 artikel yang ditulis oleh wartawan Tempo dan 8 kolom/opini yang ditulis oleh pengamat/pakar dari Asvi Warman Adam hingga Ignas Kleden.
PENULISAN biografi seorang tokoh merupakan hal yang sangat penting. Ada beberapa alasan, sebagai berikut. Pertama, dengan biografi kontribusi tokoh yang dibahas itu mendapat apresiasi, baik dalam bidang keilmuan, birokrasi, pengabdian masyarakat atau lainnya. Kedua, hal-hal baik dari tokoh yang dibahas dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang membacanya. Ketiga, penulisan biografi itu dapat…